BEM STIMIK Jayakarta Minta Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Diusut hingga Tuntas

Romy Lesslessy Ketua Bem Stimik Jayakarta
Romy Lesslessy Ketua Bem Stimik Jayakarta

Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIMIK Jayakarta, Romy Lesslessy, mendorong aparat penegak hukum untuk mengungkap secara terang benderang seluruh fakta dalam dugaan perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Romy menilai bahwa perkara yang melibatkan mantan pejabat tinggi penegak hukum menjadi perhatian besar masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta agar proses hukum dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan tidak berhenti hanya pada satu pihak apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya keterlibatan pihak lain berdasarkan alat bukti yang sah.

“Kami meminta agar seluruh fakta hukum dibuka secara jelas kepada publik. Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan perkara ini, maka harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Romy Lesslessy.

Menurutnya, seluruh pejabat atau pihak yang memiliki hubungan dengan suatu perkara harus siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan oleh penyidik. Namun, proses pemeriksaan tetap harus berjalan berdasarkan mekanisme hukum, bukti yang objektif, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Penegakan hukum tidak boleh mengenal jabatan maupun latar belakang seseorang. Semua harus diperlakukan sama di hadapan hukum. Transparansi menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga,” katanya.

Romy juga mendorong agar lembaga penegak hukum yang menangani perkara tersebut bekerja secara profesional dan independen. Menurutnya, pemberantasan korupsi membutuhkan keberanian untuk mengungkap seluruh jaringan yang terbukti terlibat, sekaligus memastikan proses hukum berjalan adil.

“Kami mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut perkara ini sampai tuntas berdasarkan fakta dan alat bukti. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu,” tutup Romy Lesslessy.

Pos terkait